Sejarah Singkat STT-Tawangmangu

Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu adalah pengembangan dari Sekolah Alkitab Tawangmangu yang didirikan oleh Rev. Dal dan Dorothy Walker pada tahun 1968. Rev. Dal dan Dorothy Walker memimpin dan menyelenggarakan Sekolah Alkitab Tawangmangu dari tahun 1968 sampai dengan tahun 1980.

Pada Tahun 1981 tongkat komando kepemimpinan beralih kepada Rev. Samuel dan Carolyn Soukotta. Kedua figur ini terus memegang tampuk kepemimpinan tertinggi ST3 sampai dengan saat ini.

Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu atau disingkat ST3, didirikan dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan tenaga pelayan Tuhan yang berkarakter Kristus, serta bersedia melayani Tuhan sesuai dengan rencana Allah.

Pada tahun pertama, Sekolah Alkitab Tawangmangu membuka program pendidikan intensif dengan masa pendidikan antara bulan Juni sampai dengan bulan Desember pada tahun 1968. Pada tahun 1969-1984, program pendidikan intensif di Sekolah Alkitab Tawangmangu mulai diselenggarakan pada bulan April sampai Oktober sampai tahun 1984.

Sejak tahun 1985 sampai saat ini, masa pendidikan dilaksanakan pada bulan Agustus sampai awal desember untuk semester gazal, dan bulan Januari sampai awal bulan Mei untuk semester genap. Pada tahun 1995 Sekolah Alkitab Tawangmangu memasuki masa transisi dari Sekolah Alkitab Tawangmangu menjadi Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu dalam upaya mengikuti kebijakan Kementrian Pendidikan Nasional; dalam hal ini Dinas Pendidikan Tinggi Bimas Kristen Republik Indonesia perihal status Akreditasi Perguruan Tinggi Teologi.

Perubahan nama dari Sekolah Alkitab Tawangmangu menjadi Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu tidak merubah semangat dari para pendiri (Founding Father), untuk mendidik, mencetak dan menghasilkan hamba Tuhan yang berkarakter Kristus, berjalan dalam karunia Roh, siap melayani di ladang Tuhan serta memiliki kemampuan dan keterampilan dalam memberitakan Firman untuk menjangkau jiwa-jiwa bagi Kerajaan Allah.

Saat ini Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu menyelenggarakan pendidikan Teologi dengan beban mata kuliah sebanyak 160 sks yang dapat ditempuh selama 8 sampai 11 semester dengan gelar Sarjana Teologi (S. Th). Sekolah Tinggi Teologi juga membuka program kuliah 1- 2 tahun yang diperuntukkan bagi warga gereja untuk meningkatkan kemampuan berteologi baik secara teoritis maupun praktis di jemaat masing-masing dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan di ladang Tuhan, serta memperkaya mereka dengan pengalaman nyata sebagai hamba Tuhan yang melayani sesuai rencana Allah. Program ini dimulai pada tahun akademik 2007-2008.

Program kuliah intensif (non-reguler) dengan gelar Sarjana Teologi (S. Th) telah dibuka pada tahun akademik 2007-2008. Perkuliahan non-reguler ini dikhususkan bagi para praktisi gereja atau warga gereja yang belum memiliki kesempatan untuk mengikuti sistem perkuliahan reguler.

Yayasan Injil Sepenuh merupakan institusi/lembaga yang pertama kali berperan sebagai badan penyelenggara Sekolah Alkitab Tawangmangu/Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu sampai dengan tahun 2000

Oleh Kasih Karunia Allah, Sekolah Alkitab Tawangmangu dan Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu telah menghasilkan lebih dari 3000 lebih hamba Tuhan yang melayani Allah dan menjadi berkat bagi sesama di seluruh pelosok Indonesia, dan juga luar negeri.