Rekonstruksi Partisipasi Anggota Gereja dalam Perencanaan Pelayanan di Gereja Dengan Sistem Presbiterial-Sinodal
DOI:
https://doi.org/10.34081/fidei.v8i2.695Keywords:
Anggota Gereja, Partisipasi, Perencanaan Pelayanan, Presbiterial-Sinodal, Rekonstruksi, Church Members, Participation, Presbyterian-Sinodal, Service Planning, Reconstruction of MinistryAbstract
Church members are the largest component of the church's ministry and should be involved in ministry. In most churches with a presbyterial-synodal system, their involvement in the ministry planning process is very limited. The presence of presbyters as representatives of church members has an impact on the involvement of church members in the ministry planning process, which in turn impacts church member participation in ministry planning. This article uses a qualitative method in the form of content analysis of several theologians such as Neil Cole, Keith Elford, and Moltmann who discuss church member participation. This research aims to help churches see the urgency of the role of church members in ministry planning and how churches should involve church members in the process. Churches are expected to expand the participatory space for church members in the ministry planning process. The results of this study indicate that participatory ministry planning in churches with a presbyterial-synodal system can be reconstructed through the formation of small groups, the use of digital technology, and the optimization of planning teams. The conclusion at the end of this article demonstrates the importance of providing participatory space for church members to be involved in ministry planning by utilizing technological facilities, empowering small and large groups, and increasing the capacity of planning teams within the church.
Abstrak
Anggota gereja merupakan komponen pelayanan terbesar dalam gereja yang patut dilibatkan dalam pelayanan. Pada sebagian besar gereja dengan sistem presbiterial-sinodal terlihat bahwa keterlibatan mereka dalam proses perencanaan pelayanan sangat terbatas. Kehadiran para presbiter sebagai perwakilan anggota gereja ternyata berimbas pada keterlibatan anggota gereja dalam proses perencanaan pelayanan yang berdampak pada partisipasi anggota gereja dalam perencanaan pelayanan. Artikel ini menggunakan metode kualitatif berupa analisis konten terhadap beberapa teolog seperti Neil Cole, Keith Elford dan Moltmann yang membahas tentang partisipasi anggota gereja. Penelitian ini bertujuan untuk menolong gereja untuk melihat urgensi peran anggota gereja dalam perencanaan pelayanan dan bagaimana seharusnya gereja melibatkan anggota gereja dalam proses tersebut. Gereja diharapkan dapat meluaskan ruang partisipatif anggota gereja dalam proses perencanaan pelayanan. Hasil kajian itu menunjukkan bahwa perencanaan pelayanan secara partisipatif pada gereja dengan sistem presbiterial-sinodal dapat direkonstruksi melalui pembentukan kelompok kecil, penggunaan teknologi digital dan optimalisasi tim perencanaan. Kesimpulan pada bagian akhir artikel ini menunjukkan pentingnya memberi ruang partisipasi bangi anggota gereja untuk terlibat dalam perencanaan pelayanan dengan menggunakan fasilitas teknologi, memberdayakan kelompok kecil dan besar dan meningkatkan kapasitas dari tim perencanaan dalam gereja.
References
Arquero, Caballero, dan Guillermo Fernando. “Strategi Gereja Dalam Membangun Pelayanan Kontekstual Bagi Generasi Z di Era Digital.” The Way Salvation, Jurnal Teologi dan Kependidikan 4, no. 36 (2000): 9–11.
Arthur, Joel, dan Rensleigh Chris. “The Use Of Online Technologies in The Small Church.” South African Journalof Information Management 17 No 1, no. 30 March 2015 (2015): 1–6. doi:doi:10.4102/sajim.v17i1.630.
Birahy, Priska. “Sidang Ke-29 Jemaat Syalom, Realisasi Program, Rekomendasi dan keuangan Tak Capai 100 Persen.” Berita Artikel Syalom Batu Jemaat GPM Syalom Batu Meja, Klasis Kota Ambon. 13 Februari 2023.
Bolu, Matius Umbu. “Memanusiakan Sesama Manusia: Sebuah Spiritualitas Laku Beragama yang Egaliter dalam Bingkai Kenosis.” Thronos: Jurnal Teologi Kristen 5, no. 1 (2023): 105–13.
Bosch, David J. Transformasi Misi Kristen: Sejarah Teologi Misi Yang Mengubah Dan Berubah. Diterjemahkan oleh Stephen Suleeman. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1997.
Burns, Cynthia F & Hunt, Charle F. “Planning and Ministry Effectiveness in the Church.” Journal of Ministry Marketing & Management 1, no. 2 (2008): 97–113. doi:https://doi.org/10.1300/J093v01n02_08.
Cole, Neil. Organic Church, Growing Faith Where Life Happens,. San Francisco: Jossey Bass, 2005.
Cole, Neil dan Phil Helfer. Church Transfusion: Changing Your Church Organically-From the Inside Out. European University Institute. San Francisco: Jossey Bass, 2012.
Syalom. “Data Jumlah Jiwa,” 2023. https://jemaatgpmsyaloom.org/data/demografi.
Syalom. “Data Status Sakramen,” 2023. https://jemaatgpmsyaloom.org/data/demografi.
Elford, Keith. Creating The Future of the Church: A Practical Guide to Addressing Whole-System Change. London: SPCK, 2013.
Ferdinand Lisaldy, Heru Cahyono, Wiryohadi. “Optimalisasi Peran Gereja dalam Masyarakat 5.0.” Matheo, Jurnal Teologi/Kependetaan 6, no. 2 (2017): 146–70.
Hauteas, Junus Imanuel. “Tahukah Anda Inilah 7 Gereja Atau Sinode Terbesar di Indonesia.” Victory News. 10 Juni 2023.
Hosea, Amos. “Fenomena Kelompok Sel (Cell group) dalam gereja lokal.” Diegesis: Jurnal Teologi 3, no. 2 (2018): 1–13.
Huwae, Lysda Hartaty, Beni Chandra Purba, dan Budi Kelana. “Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Efektivitas Manajemen Gereja.” JUITAK : Jurnal Ilmiah Teologi dan Pendidikan Kristen 1, no. 4 (2023): 54–68. doi:10.61404/juitak.v1i4.191.
Jonge, Christiaan de. Apa Itu Calvinisme? Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2008.
Moltmann, Jurgen. The Church in the Power of The Spirit, A Contribution to Messianic Ecclesoiology. Diterjemahkan oleh Margaret Kohl. Second. London: SCM Press, 1992.
Nullik, Eritrika A. “Adaptabilitas Gereja Upaya Menemukan Bentuk-bentuk Kepemimpinan Pastoral Gereja Berdasarkan Prinsip-prinsip Hukum Gereja dan Dalam Spirit Reformasi Calvinis.” Nusantara, Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial 8 No. 2 (2021): 1574. doi:http://dx.doi.org/10.31604/jips.v8i6.2021.
Ondang, Ricky Joyke, dan Samuel Rafly Kalangi. “Pemanfaatan Media Digital dalam Pelayanan Gerejawi.” Teleios: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 3, no. 1 (2023): 62–76. doi:10.53674/teleios.v3i1.79.
Parhusip, Akdel, Merry G Panjaitan, dan Maya Dewi Hasugian. “Peran Manajemen dalam mengembangkan pelayanan di Gereja Pantekosta Indonesia Sidang Perumnas Martubung, Medan.” Epigraphe, Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani Vol.4 No.1, no. 2020-05–29 (2020): 44–56. doi:https://doi.org/10.33991/epigraphe.v4i1.144.
Perangin Angin, Yakub Hendrawan, Hikman Sirait, dan Tri Astuti Yeniretnowati. “Kelompok Kecil: Strategi Efektif Bagi Pembinaan Warga Gereja.” Manna Rafflesia 9, no. 1 (2022): 93–109. doi:10.38091/man_raf.v9i1.262.
Prie, Harri. “Sistem Biro dalam OIG di Gereja Protestan Indonesia Timur dengan Teologi Calvinis Presbiterial Sinodal.” IAKN Tana Toraja, 2022.
Sasongko, Tri Endi A.P, Sumarga Hendi Eka, dan Rauf Abdul. Marketing Strategy in 5.0 Society Era. Disunting oleh Eka Hendra Priyatna dan Eni Suharti. Purbalingga: CV. Eureka Media Aksara, 2022.
Schaller, Lyle E. Parish Planning, How to Get Things Done in Your Church. New York: Abingdon press, 1977.
Setyono, Felicia. “Pengaruh Kualitas Komunikasi Interpersonal Pemimpin KelompokSel Terhadap Komitmen Organisasi Anggota Kelompok Sel Di Satelit Holy Gereja Mawar Sharon Surabaya.” Jurnal E-Komunikasi 1, no. 2 (2013): 190–99.
Sudarma, I Wayan, Lexie Adin; Kembuan, dan Sudarma. “Pemberdayaan Potensi Jemaat Dalam Membangun Gereja Misioner.” Charistheo, Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 1 no 1 (2021): 95–96. doi:https://doi.org/10.54592/jct.v1i1.
Susanta, Yohanes Krismantyo. “Gereja Sebagai Persekutuan Persahabatan Yang Terbuka Menurut Jurgen Moltmann.” Visio Dei, Jurnal Teologi Kristen 2, no. 1 (Juni 2020): 105–26. doi:https://doi.org/10.35909/visiodei.v2i1.
Website Syalom Batu Meja, Divisi. “Persidangan XXXI Jemaat GPM Syalom 2025 Digelar, Ini Pesan MPK.” Berita Artikel Syalom Batu Jemaat GPM Syalom Batu Meja, Klasis Kota Ambon. 16 Februari 2025.
Wulur, Hersen Geny, dan Herman Titting. “Relevansi Gereja : Mendorong Pertumbuhan Spiritualitas Generasi Z di Tengah Budaya Individualisme.” Apokalupsis 15, no. 1 (2024): 69–87.
Yohanes Calvin. Institutio, Pengajaran Agama Kristen. Disunting oleh J.S. Aritonang, Arifin, dan Th. Van den End. Diterjemahkan oleh Winarsih. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2024.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Leomardus Natu Taku Bessi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Pemberitahuan Hak Cipta:

Penulis yang menerbitkan artikel di Fidie: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika ini menyetujui ketentuan berikut:
1. Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal Fidei dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 (CC BY-SA 4.0), yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
2. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari karya versi terbitan jurnal Fidei (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
3. Penulis diizinkan dan didorong untuk mempublikasikan karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar atas karya yang diterbitkan (Lihat pengaruh akses terbuka).




















